Sabtu, 02 April 2016

Cerita tentang kita


Masih ingat kapan dan bagaimana kita kenal ? hal tersebut masih tergambar jelas dikepalaku. Dahulu mungkin kita hanyalah orang asing yang tidak saling mengenal satu sama lain, kita dari kota dan latar belakang yang berbeda, bahkan aku ngga pernah menyangka kalau pertemuan kita saat itu akan  menjadi sebuah awal dari kisah kita.
Saat pertama bertemu kita tidak begitu saling menghiraukan, kita hanya sekedar saling sapa dan tersenyum satu sama lain, bahkan terkadang kita hanya lewat begitu saja., tak begitu banyak kisah yang bisa diceritakan. Seiring dengan berjalannya waktu aku pun mulai nyaman denganmu, aku mulai berbagi cerita, kita selalu kumpul dikamar kostku, makan bersama, tidur bersama (jangan fiktor hehe), dan aku merasa sangat nyaman bersama kalian. Kita selalu ngetrip bareng, ngetrip menjelajahi indahnya alam. Bahkan aku ngga malu minjam uang ketika aku sedang sekarat,, :D :D haha. Bagiku kalian adalah saudaraku meskipun kita dilahirkan dari rahim yang berbeda, karena bagiku saudara itu tak semestinya harus sedarah.
Kawanku, aku mencintaimu setulus yang tidak kalian tahu.
Sahabat, apa kalian masih ingat tentang “KITA” ??? Tentang kita yang selalu berjalan dalam langit yang sama ??? Tentang kita yang tertatih bergandengan bersama dibawah mendung dan pelangi diwaktu yang sama ? Tentang kita yang tetap memiliki tali Persaudaraan meskipun goresan pisau berusaha memutuskan tali itu, ikatan diantara KITA sangat kuat, 
 Apakah kalian ingat ?? “KITA” adalah Manusia terbahagia ketika kita sedang bersama, bahkan kita selalu melakukan hal-hal yang konyol demi membuat suasana ceria. Banyak cerita tentang KITA yang saat ini masih tergambar jelas dikepalaku. Terkadang aku tertawa sendiri mengingat semua cerita yang aku harap tidak kalian lupa. Apa kalian masih sering mengingatnya ? saat dimana kita sering bercerita, bermanja, tertawa, mengejek, menjail, menggosip, merangkul, menangis, dan semacamnya ?? Kita sering bercerita tentang hal yang tidak penting, kita teramat sering tertawa tanpa henti, kita sering mengejek hingga satu sisi terkadang merasa tersinggung, lalu apakah kita perduli tentang satu diantara kita yg tersinggung ! Tidak, kita bahkan lebih mengusil dari itu. Kita bersama tak perduli Latar, tempat waktu atau suasana. Kita bersama tak peduli pagi berganti siang, siang menjadi sore, dan sore menjadi malam, tak peduli tempat kita berada, tak peduli suasana sekacau apapun, KITA akan tetap bersama, KITA seperti kation dan anion yang bersatu membentuk suatu ikatan  dan menghasilkan suatu senyawa yang keren.
Waktu sering menuntut untuk kita membagikan sedikit waktu untuk yg Lain. tapi sayang ikatan ION yang kita bentuk sangat kuat, sehingga tidaklah mudah bagi kita untuk trpisah, kasih sayang diantara KITA tidaklah bisa dipakai bersama dengan yang lain. yang kita pikirkan tetap KITA yang tetap akan menjadi KITA. Kita bersama bukan hanya sekedar bersama, kita bersama karna memiliki tujuan yg sama. Apa itu ? Ya untuk tetap BERSAMA. Bersama membentuk garam yang berguna. :D :D....  Lalu bagaimana dengan sekarang ? ikatan ion yang kita bentuk kini telah terurai,  Kita terlalu sibuk dengan urusan yang lain, kita banyak memikirkan hal diluar TALI kita. Sekarang kita bahkan jarang bersama, jarang berjumpa, jarang duduk ditempat yang sama hanya untuk sekedar curhat, tertawa atau bergila bahkan sapaan teriakan dulu hanya menjadi senyum tipis. Kini kuseperti elektron menyendiri dalam orbital yang sepi, kuingin kita seperti dulu berbaur merangkai orbital hibrida.
Kita tidak lagi seperti kita yg lalu. Kita bahkan seperti orang asing, elektron yang kumiliki mulai tidak stabil.  Tapi tahukah kalian, sejarang- jarangnya kita bersama, dan seberapa sedikitnya waktu yang bisa kita habiskan dan sesulit-sulitnya kita membuat sebuah pertemuan aku tetap mencintai kalian. Kalian keluargaku, kalian saudaraku dan sampai kapanpun adalah keluarga. Mungkin aku terlihat cuek dan masa bodoh, aku terlihat lebih mementingkah urusanku. Tapi apa kalian tau ? Ketika kalian sedang bersama dari kejauhan aku merasa iri sangat iri. Aku membenci keadaan seperti ini,  yang membuatku menjadi serba salah. Kini hubungan kita terasa asam, lalu kucoba menitrasinya, namun phenoftalein yang ada dihatimu kini tak kunjung berubah, titik ekivalen yang kutunggu sungguh membosankan, hampir habis basaku, tetes demi tetes basaku ingin menghasilkan garam yang berguna. , jangan paksa aku untuk mencari asam lain untuk menghasilkan garam yang berguna. sahabat Aku menyayangimu. Tak peduli tentang semua hal ini, kalian tetap ku cinta, kalian tetap ku ingat, kalian tetap terselip disetiap doaku. Kalian keluargaku, kalian saudaraku tak ada yang lebih dari itu. aku sangat merindukan kalian. Kumerindukan kita yang dulu .......
I MISS YOU...............



Tidak ada komentar:

Posting Komentar