Masih
ingat kapan dan bagaimana kita kenal ? hal tersebut masih tergambar jelas dikepalaku.
Dahulu mungkin kita hanyalah orang asing yang tidak saling mengenal satu sama
lain, kita dari kota dan latar belakang yang berbeda, bahkan aku ngga pernah
menyangka kalau pertemuan kita saat itu akan
menjadi sebuah awal dari kisah kita.
Saat
pertama bertemu kita tidak begitu saling menghiraukan, kita hanya sekedar
saling sapa dan tersenyum satu sama lain, bahkan terkadang kita hanya lewat
begitu saja., tak begitu banyak kisah yang bisa diceritakan. Seiring dengan
berjalannya waktu aku pun mulai nyaman denganmu, aku mulai berbagi cerita, kita
selalu kumpul dikamar kostku, makan bersama, tidur bersama (jangan fiktor
hehe), dan aku merasa sangat nyaman bersama kalian. Kita selalu ngetrip bareng,
ngetrip menjelajahi indahnya alam. Bahkan aku ngga malu minjam uang ketika aku
sedang sekarat,, :D :D haha. Bagiku kalian adalah saudaraku meskipun kita
dilahirkan dari rahim yang berbeda, karena bagiku saudara itu tak semestinya
harus sedarah.
Kawanku, aku
mencintaimu setulus yang tidak kalian tahu.
Sahabat, apa kalian masih ingat tentang “KITA” ??? Tentang kita yang selalu berjalan dalam langit yang sama ??? Tentang kita yang tertatih bergandengan bersama dibawah mendung dan pelangi diwaktu yang sama ? Tentang kita yang tetap memiliki tali Persaudaraan meskipun goresan pisau berusaha memutuskan tali itu, ikatan diantara KITA sangat kuat,
Sahabat, apa kalian masih ingat tentang “KITA” ??? Tentang kita yang selalu berjalan dalam langit yang sama ??? Tentang kita yang tertatih bergandengan bersama dibawah mendung dan pelangi diwaktu yang sama ? Tentang kita yang tetap memiliki tali Persaudaraan meskipun goresan pisau berusaha memutuskan tali itu, ikatan diantara KITA sangat kuat,
Apakah kalian ingat ?? “KITA” adalah Manusia
terbahagia ketika kita sedang bersama, bahkan kita selalu melakukan hal-hal
yang konyol demi membuat suasana ceria. Banyak cerita tentang KITA yang saat ini
masih tergambar jelas dikepalaku. Terkadang aku tertawa sendiri mengingat semua
cerita yang aku harap tidak kalian lupa. Apa kalian masih sering mengingatnya ?
saat dimana kita sering bercerita, bermanja, tertawa, mengejek, menjail,
menggosip, merangkul, menangis, dan semacamnya ?? Kita sering bercerita tentang
hal yang tidak penting, kita teramat sering tertawa tanpa henti, kita sering
mengejek hingga satu sisi terkadang merasa tersinggung, lalu apakah kita
perduli tentang satu diantara kita yg tersinggung ! Tidak, kita bahkan lebih
mengusil dari itu. Kita bersama tak perduli Latar, tempat waktu atau suasana.
Kita bersama tak peduli pagi berganti siang, siang menjadi sore, dan sore menjadi
malam, tak peduli tempat kita berada, tak peduli suasana sekacau apapun, KITA
akan tetap bersama, KITA seperti kation dan anion yang bersatu membentuk suatu
ikatan dan menghasilkan suatu senyawa yang keren.
Waktu sering
menuntut untuk kita membagikan sedikit waktu untuk yg Lain. tapi sayang ikatan
ION yang kita bentuk sangat kuat, sehingga tidaklah mudah bagi kita untuk trpisah, kasih sayang diantara KITA tidaklah bisa dipakai bersama dengan
yang lain. yang kita pikirkan tetap KITA yang tetap akan menjadi KITA. Kita
bersama bukan hanya sekedar bersama, kita bersama karna memiliki tujuan yg
sama. Apa itu ? Ya untuk tetap BERSAMA. Bersama membentuk garam yang berguna.
:D :D.... Lalu bagaimana dengan sekarang
? ikatan ion yang kita bentuk kini telah terurai, Kita terlalu sibuk dengan urusan yang lain,
kita banyak memikirkan hal diluar TALI kita. Sekarang kita bahkan jarang
bersama, jarang berjumpa, jarang duduk ditempat yang sama hanya untuk sekedar
curhat, tertawa atau bergila bahkan sapaan teriakan dulu hanya menjadi senyum
tipis. Kini kuseperti elektron menyendiri dalam orbital yang sepi, kuingin kita
seperti dulu berbaur merangkai orbital hibrida.
Kita tidak lagi
seperti kita yg lalu. Kita bahkan seperti orang asing, elektron yang kumiliki
mulai tidak stabil. Tapi tahukah kalian,
sejarang- jarangnya kita bersama, dan seberapa sedikitnya waktu yang bisa kita
habiskan dan sesulit-sulitnya kita membuat sebuah pertemuan aku tetap mencintai
kalian. Kalian keluargaku, kalian saudaraku dan sampai kapanpun adalah
keluarga. Mungkin aku terlihat cuek dan masa bodoh, aku terlihat lebih
mementingkah urusanku. Tapi apa kalian tau ? Ketika kalian sedang bersama dari
kejauhan aku merasa iri sangat iri. Aku membenci keadaan seperti ini, yang membuatku menjadi serba salah. Kini
hubungan kita terasa asam, lalu kucoba menitrasinya, namun phenoftalein yang
ada dihatimu kini tak kunjung berubah, titik ekivalen yang kutunggu sungguh
membosankan, hampir habis basaku, tetes demi tetes basaku ingin menghasilkan
garam yang berguna. , jangan paksa
aku untuk mencari asam lain untuk menghasilkan garam yang berguna. sahabat Aku
menyayangimu. Tak peduli tentang semua hal ini, kalian tetap ku cinta, kalian
tetap ku ingat, kalian tetap terselip disetiap doaku. Kalian keluargaku, kalian
saudaraku tak ada yang lebih dari itu. aku sangat merindukan kalian.
Kumerindukan kita yang dulu .......
I MISS YOU...............
I MISS YOU...............
Tidak ada komentar:
Posting Komentar